MAKALAH PERKEMBANGAN APLIKASI GAME


MAKALAH
PERKEMBANGAN APLIKASI GAME

Disusun Guna Memenuhi Tugas Kelompok Mata Kuliah Bahasa Indonesia
Dosen Pengampu: Yushinta Eka Farida, M.Pd.



Disusun Oleh:
Muhammad Zulfa Syarifuddin    (181250000248)


 
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NAHDLATUL ULAMA JEPARA
TAHUN AKADEMIK 2018/2019




KATA PENGANTAR

           
Puji dan syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nyalah kami dapat menyelesaikan makalah tentang perkembangan game ini.Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa indonesia.
Dalam membuat makalah ini, kami mendapatkan hambatan dan kesulitan, namun atas usaha keras yang kami usahakan, akhirnya kami dapat menyelesaikan makalah ini. Dengan terselesainya makalah ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihat yang telah membantu.
        Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang dapat membangun penulis. Penulis berharap makalah yang telah dibuat ini bisa bermanfaat serta menambah pengetahuan pembaca.





Jepara 13 Juli,2019

PENULIS





DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR................................................................................................... i
DAFTAR ISI.................................................................................................................. ii
BAB I. 1
PENDAHULUAN.................................................................................................. 1
A.     LATAR BELAKANG........................................................................................ 1
B.     RUMUSAN MASALAH................................................................................... 1
C.     TUJUAN PENULISAN.................................................................................... 1
BAB II. 2
PEMBAHASAN........................................................................................................... 2
A.     DEFINISI GAME................................................................................................ 2
B.     SEJARAH DAN PERKEMBANGAN GAME................................................ 2
C.     PLATFORM GAME DAN GENRE GAME..................................................... 5
D.     PERKEMBANGAN GAME TAHUN 2001  SAMPAI 2016........................... 8
E.     DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI BIDANG PERMAINAN (GAMES)........................................................................ 10
BAB III. 12
PENUTUP............................................................................................................. 12
A.     KESIMPULAN............................................................................................ 12
B.     SARAN........................................................................................................ 12
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................... 13






BAB I

PENDAHULUAN


A.    LATAR BELAKANG

Game adalah pemainan yang terstruktur, yang biasanya game ini dibuat untuk menghilangkan stress atau juga bisa dibuat untuk pendidikan agar orang yang ingin belajar tidak merasakan bosan pada suatu hal yang ingin dia pelajari. Komponen dari game itu adalah tujuan, aturan, tantangan dan interaksi. Game pada umumnya melibatkan stimulasi mental atau fisik, dan bisa keduanya. Banyak game yang bisa mengembangkan kreatifitas seseorang, sebagai bahan latihan, atau simulasi pendidikan.
Pada zaman modern seperti ini, banyak game yang melibatkan permainan yang menggunakan otak tanpa menggerakan seluruh fisik dikarenakan oleh teknologi yang berkembang pesat.

B.     RUMUSAN MASALAH

           1.      Apa definisi game?
           2.      Bagaimana perkembangan game?
           3.      Apa saja jenis-jenis game itu?
        4.   Apa dampak positif dan negatif teknologi informasi dan komunikasi di bidang permainan (game)?

C.    TUJUAN PENULISAN

1.      Mengetahui tentang pengertian game
2.      Mengetahui tentang perkembangan game dari masa ke masa
3.      Mengetahui jenis-jenis game
4.  Mengetahui dampak positif dan negatif teknologi informasi dan komunikasi di bidang permainan (game)




BAB II

PEMBAHASAN


A.    DEFINISI GAME

Game berasal dari bahasa Inggris yang berarti permainan. Permainan disini merupakan pengertian kelincahan intelektual (Intellectual Playability Game) yang bisa diartikan sebagai tempat keputusan dan aksi pemainannya. (wadezig, 2015) Dalam game ada target-target yanng igin dicapai oleh pemain. Target-target inilah yang kemudian membuat para pemain menjadi kecanduan. Permainan adalah sebuah sistem dimana pemain terlibat dalam konflik buatan. Disini pemain berinteraksi dengan sistem dan konflik dalam permainan yang merupakan buatan dari para programmer. Dalam permainan, terdapat peraturan yang bertujuan untuk membatasi dan menentukan pemain. Permainan bertujuan untuk menghibur, baik anak-anak maupun oang dewasa.
Game atau permainan sebenarnya penting untuk perkembangan otak. Selain itu, game juga dapat meningkatkan konsentrasi, melatih memecahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat bebagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat. Tetapi game juga dapat merugikan kita apabila telalu sering bermain hingga ketergantungan dan lupa akan segalanya. (wadezig, 2015)

B.     SEJARAH DAN PERKEMBANGAN GAME

Asal usul permainan video atau video game terletak pada awal tabung sinar katoda berbasis pertahanan peluru kendali sistem pada akhir 1940-an. Game sederhana ini dirancang oleh Thomas T. Goldsmith Jr. dan Estle Ray Mann yang kemudian diadaptasi ke dalam permainan sederhana lainnya (prasetyo, 2016). Pada akhir 1950-an dan melalui tahun 1960-an, lebih banyak pemainan komputer yang di kembangkan, secara bertahap tingkat kecanggihan dan kompleksitasnya pun turut bertambah.


Banyak yag menyebut bahwa penemu video game adalah William Higinbotham. Pada tahun 1952, A.S. Douglas membuat OXO, game grafis noughts and crosses (nol dan silang), di Uniersity of Cambridge untuk mendemostrasikan tesisnya tentang interaksi komputer dan manusia. Permainan ini bekerja pada komputer besar yang menggunakan CTR display. Perangkat game portable genggam yang pertama dibuat adalah Tic Tac Toe di tahun 1972 oleh Waco Company. 

         Game Generasi Pertama
Pada tahun 1966, video game mulai memasuki babak awal perkembangannya. Ide-ide kreatif bermunculan, dan sebagian besar dimotori oleh mahasiswa-mahasiswa yag menghabiskan waktu luangnya dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi di kampus. Konsol game Bear yang prototipnenya diberi nama Brown Box, kemudian meluncur dengan nama Magnavox Odyssey (Mei 1972), berisi 16 game buil-in yang dapat diganti-ganti dengan menggunakan sebuah swith. Terjual sampai 200.000 unit. Magnavox Odyssey tercatat sebagi konsol video game pertama di dunia. 
Game Generasi Kedua
Dalam sejarah video game, generasi kedua (biasa disebut sebagai awal era 8-bit atau kurang lebih 4-bit era) di mulai pada tahu 1976 dengan merilis Fairchild Channel F dan Radofin 1292 Advanced Programmable Video Sistem. Di era generasi kedua ini yang menjadi primadona konsol game adalah konsol game ATARI, di antaranya adalah:Fairchild Channel F, Atari 2600, Magnavox Odyssey ver. 2, Atari 5200.
 Game Generasi Ketiga
Generasi ketiga dimulai pada tahun 1983 dengan dipasarkannya Japan Family Computer atau lebih dikenal dengan nama FAMICON (kemudian dikenal sebagai Nintendo Entertainment System di seluruh dunia). Walaupun konsol generasi sebelumnya juga menggunakan 8-bit processor, pada alhir generasi inilah konsol rumah yang pertama kali diberi label oleh mereka “bit”. Di Amerika Serikat, generasi di game ini terutama didominasi oleh NES/Famicon. Di era ini pulalah, terjadi perang konsol game yang pertama antara perusahaan konsol Nintento dengan SEGA. 
Game Generasi Keempat 
Generasi ini disebut-sebut sebagai “zaman emas” dalam dunia video game. Masa di mana konsol 16-bit muncul dan membawa perubahan drastis pada grafik, tata suara, dan gameplay. Era ini juga kian memanas saat terjadinya persaingan seru antara Sega dan Nintendo. Pada tahun 1990, Sega menggelontorkan Sega Megadrive/Genesis, konsol 16-bit yang memukau perhatiann pecinta game, khususnya Amerika. Selanjutnya, Sega merilis game akhinya menjadi maskot Sega, Sonic the Hedgehog (1991) 
Game Generasi Kelima 
Era 32-bit dan 64-bit ini diawali dengan penyelenggaraan Electronic Entertainment Expo (E3) untuk pertama kalinya di Los Angeles Convention Center. Inilah ajang hiburan game terbesar di Amerika yang masih terus diadakan hingga sekarang. Selanjutnya, Sony merilis Sony PlayStation (1995), diikuti engan Nintendo 64 (1996). Untuk kali ini, persaingan dimenangkan Sony karena Nintendo memutuskan untuk tidak meng-update ke CD-ROM dan tetap menggunakan cartridge. 
Game Generasi Keenam 
Generasi keenam dibuka dengan peluncuran konsol terakhir Sega, Dreamcast (1999). Konsol unik ini memiliki fitur game online, dan merupakan konsol game 128-bit pertama. Sayang, Sega gulung tikar dan memutuskan untung hengkang dari dunia konsol game dua tahun berikutnya. Pada tahun 2001,  Sony menggeber PS2, disusul Nintendo dengan GameCube-nya. Kali ini, keduanya menuai kesuksesan yang hampir seinmbang, meskipun PS2 masih menduduki peringkat teratas. Pada era ini, Nintendo juga mengeluarkan dua konsol genggam, yaitu Gameboy Advance, dan Nintendo DS, handheld terbaru Nintendo yang berlayar ganda dan memiliki fitur online serta touch sensitive. 
Game Generasi Ketujuh 
Di tahun 2005, pada saat Sony masih melakukan riset untuk konsol PS3 yang menggunakan Blu-Ray, Microsoft kali ini telah mengambil seribu langkah lebih cepat. XBox 360, konsol generasi ketujuh yang memanfaatkan media HD-DVD. Pada tahun 2006, XBox 360 hadir dengan segudang fitur istimewa, mulai dari grafis, hingga titel-titel game terkenal. Apalagi XBox Live semakin disempurnakan, dan mendapatkan sambutan luar biasa dari para gamer. 
 Game Generasi Kedelapan 
Digenerasi kedelapan, konsol game semakin canggih dengan berbagai dukungan sensor hingga hadirnya fitur-fitur yang tidak hanya mampu sebagai konsol game, namun mampu juga mampu sebagai Multimedia-Machine. Seperti Microsoft XBox-One dengan Sensor Kinect, Nintendo Wii-U dengan sensor Wii Remote dan PS4 dengan sensor PlayStation Move.

C.    PLATFORM GAME DAN GENRE GAME

1.      Platform Game (Jenis Game)
a)      PC Games
Game jenis ini biasanya dimainkan menggunakan Personal Computer atau PC Desktop hingga Laptop.
b)     Console Games
Game jenis ini bisa dimainkan menggunakan konsol game tertentu seperti PlayStation hingga XBox.
c)      Handheld Games
Game satu ini bisa dimainkan di konsol game khusus yang mudah dibawa kemana-mana, seperti Sony PSP atau Nintendo DS.
d)     Mobile Games
Game jenis ini hadir semnjak era ponsel atau perangkat mobile. Game ini memang dibuat khusus untu dimainkan pada mobile phone.
2.      Genre Game
a)      Action Game
Game jenis ini menghadirkan fitur utama berupa aksi. Dalam action game, pemain harus memiliki keterampilan dan reaksi yang cepat untuk melawan musuk dan menghindari rintangan. Intinya dalam game ini pemain harus menggunakan refleks, akurasi dan waktu yang tepat untuk menyelesaikan sebuah level game.

b)     Fighting Game
Game satu ini berisi pertarungan. Dalam game ini, pemain dapat memilih karakter dengan kemampuan berbeda-beda. Pemain juga bisa mengeluarkan jurus dan kemampuan berbeda dari tiap karakter untuk mengalahkan musuh. Biasanya pertarungan hadir secara on on one (satu lawan satu) dalam sebuah arena terbatas. Contoh game ini cukup terkenal ialah Mortal Kombat, Street Fighter hingga Teken.
c)      Fisrt Person Shooter (FPS)
Sesuai namanya, game jenis ini beisi tembah menembak. Namun, dalam game ini kamu akan memainkan tokoh dengan cara pandang orang pertama. Tak heran dalam beberapa game, karakter hanya ditampilkan dalam bentuk tangan atau senjata saja. Dalam game FPS ini, kamu akan menemukan berbagai misi yang harus kamu selesaikan. Intinya dalam game ini, pemain membutuhkan refleks, koordinasi mata dan tangan hingga waktu yang tepat. Contoh game jenis ini ialah Dead Efect dan Counter Strike.
d)     Third Person Shooter
Game ini sebetulnya mirip dengan FPS. Game tembak menembak ini hanya berbeda pada sudut pandang pemain. Biasanya game ini akan menampilkan pemain tampak setengah badan atau sudut pandang orang ketiga. Contoh game ini ialah Dead Space dan Hallo.
e)      Real Time Strategy
Game jenis ini menitikberatkan unsur strategi. Game ini memerlukan kemampuan pemain untuk memimpin sebuah pasukan, kemudian mengelola sumber daya hingga membangun peradaban. Tak heran bila game ini memiliki waktu permainan yang lebih lama dan bisa dimainkan dengan santai. Setelah pembangunan selesai, kamu akan berperang dengan pasukan lain untuk merebut kekuasaan. Maka dibutuhkan strategi yang pas dan hati-hati agar pasukan bisa menang dan wilayah sendiri tidak diserang. Contoh game jenis ini ialah Dota, Age of Empires dan Clash of Clans.


f)       Role Playing Game (RPG)
Game ini menghadirkan gameplay yang mengandung unsur leveling. Dalam game ini pemain akan bebas menjelajah dunia game. Setiap karakter memiliki kemampuan dan kekuatan yang berbeda bahkan dapat berkembang sesuai yang diinginkan pemain. Game RPG memungkinkan pemain untuk berkompetisi hingga berinteraksi atau bertarung dengan pemain lain. Beberapa game RPG bahkan membuat pemain bisa menentukan ending dari jalan cerita game tersebut.
g)      Adventure
Game jenis ini berisi tentang petualangan. Pemain bisa memainkan karakter untuk menjelajah hutan belantara atau menjelajahi sebuah bangunan. Intinya, pemain akan melalui sebuah misi. Game ini akan menekankan jalan cerita dan dan kemampuan berpikir pemain untuk menemukan petunjuk berikutnya. Contoh game ini ialah Tomb Rider dan Grand Theft Auto.
h)     Simulasi
Game dengan genre ini hadir dengan konsep yang mirip kenyataan. Semua faktor game akan dibuat mirip dengan dunia nyata, ada yang menceritakan kehidupan manusia atau kehidupan menjadi seorang walikota membangun sebuah kota. Dalam game ini semua keputusan berpengaruh pada karakter yang dimainkan. Inti dari game ini membuat pemain harus berpikir untuk mendirikan, membangun hingga mengatasi masalah dengan dana terbatas. Contoh dari game ini ialah Sim City.
i)        Sport Game
Game jenis ini hadir untuk para pemain yang gemar olah raga. Game ini memiliki gamepaly berbagai jenis olahraga dunia. Intinya, pemain akan melakukan pertandingan olahraga secara virtual.
j)       Racing Game
Game ini berisi game balapan atau kemampuan mengemudi baik motor dan mobil atau kendaraan lainnya. Game ini akan mengacu adrenalin pemain untuk menjadi yang tercepat di sirkuit.

k)     Puzzle Game
Video game jenis ini sesuai namanya berintikan mengenai pemecahan teka-teki, baik itu menyusun balok, memecahkan hitungan matematika sampai melewati labirin, itu semua termasuk dalam jenis game ini. Sering pula permainan jenis ini adalah juga unsur permainan dalam video game petualangan maupun game edukasi.
l)        Multiplayer Game
Janie game ini terbilang sedang tren di pasaran Indonesia. Dalam game ini pemain akan bermain secara bersamaan dengan lebih dari dua orang bahkan bisa ribuan orang bila memainkannya secara online. Pemain akan berada di sebuah dunia virtual untuk melawan musuh. Rata-rata game ini menggunakan konsep strategi ada pula genre lainnya.

D.     PERKEMBANGAN GAME TAHUN 2001  SAMPAI 2016

a)      Tahun 2001 : Max Payne
Max Payne adalah game tembak menembak paling keren pada masanya, dikembangkan oleh Remedy Entertainment dan Rockstar Studio. Dipublikasikan oleh gathering of Developers pada bulan July 2001 untuk komputer ber OS Microsoft Windows.
b)     Tahun 2002 : Medal of Honor Allied Assault
Game First Person Shooter (FPS) ini dirilis pertama kalinya pada tanggal 22 Januari 2002 di Amerika Utara pada Platform Microsoft Windows.
c)      Tahun 2004 : GTA San Andreas
Game legendaris Grand Theft Auto San Andreas merupakan game action adventure berjenis open world, yang dikembangkan oleh Rocstar North. Game ini dirilis pada tanggal 26 Oktober 2004 untuk PlayStation 2 dan disusul dengan PC Microsoft Windows pada tahun 2005, kemudian diremaster dan dirilis untuk mobile android dan ios pada tahun2014.


d)     Tahun 2005 : Need for Speed Most Wanted
Need for Speed Most Wanted adalah game balapan multiplatform yang dikembangkan oleh EA Black Box dan pertama kali dirilis pada 15 November 2005 di Amerika oleh EA.
e)      Tahun 2007 : Crysis
Game ini merupakan loncatan terbesar dalam perkembangan video game dari sisi grafis, game ini dibuat oleh Crytek dan dipublis oleh Electronic Arts untuk PC Windows paa bulan November 2007. Pada masa ini pekembangan game berada pada puncaknya dimana kualitas dari grafis game mengalami peningkatan yang benar-benar sangat signifikan. Selain itu, pada masa ini gerakan karakter pada game menjadi halus dan lebih terasa realistis.
f)       Tahun 2010 : Red Dead Redemption
Read Dead Redemption adalah video open world yang mengambil kisah seorang koboi yang mengalami perubahan dari kehidupan bata ke masa peradaban teknologi. Game ini dipelopori oleh Rockstar San Diego dan dipublis oleh Rockstar Games pada bulan Mei 2010 utuk konsol PS3 dan XBox 360.
g)      Tahun 20011 : Battlefield 3
Battlefield 3 game perang serasa pesang sugguhan yang dikembangkan oleh EA digital ilusions CE dan diproduksi oleh Electronic Arts. Game ini dirilis pertama kali pada 25 Oktober 2011 untuk konsol PS3, XBox 360 dan tentu juga PC Windows.
h)     Tahun 2013 : GTA V
Grand Theft Auto V adalah game aksi dan petualangan bejenis open world yang dikembangkan oleh Rockstar North dan di terbitkan oleh Rockstar Games. Game GTA V merupakan game dengan biaya produksi paling besar yang pernah ada dalam sejarah perkembangan game.
i)        Tahun 2014 : Watch Dogs
Game action adventure yang dirilis pada tanggal 27 Mei 2014 untuk konsol dan juga PC. Watch Dogs dipelopori oleh Ubisoft Montreal dan dipublis oleh Ubisoft. Game ini mengisahkan seorang hacker yang memiliki akses penuh terhadap sebuah kota.
j)       Tahun 2015 : Project Cars
Game racing dengan tampilan paling memukau ini dibuat oleh Slightly Mad Studios dan dipublikasikan oleh Bandai Namco pada Mei 2015 untuk konsol dan PC Windows.
k)     Tahun 2016 : Tom Clancy’s the Division
Tom Clancy’s the Divison adalah video game open world dengan berbagai misi utama dan sampingan yang dapat dilakukan secara paralel. Game ini dipelopori oleh Ubisoft massive dan dipublish ke publik oleh Ubisoft pada tanggal 8 Maret 2016 lalu untuk PC Windows dan konsol generasi kedelapan yaitu PS4 dan XBox One.

E.     DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI BIDANG PERMAINAN (GAMES)

Game kini bukan hanya menjadi sebuah hiburan yang banyak dinikmati oleh semua orang dari berbagai kalangan. Namun sesuai dengan perkembangannya, bermain game kini pun sudah menjadi semacam hobi yang dilakukan oleh orang muda sampai dengan tua dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Bermain game memang dapat membuat anda terlepas dari stress, namun anda pun harus berhati hati karena bisa jadi stress anda makin bertambah apalagi jika sebuah game tak kunjung dapat diselesaikan. (prasetyo, 2016)
Bermain game memang memiliki dampak positif dan negative yang dapat dialami oleh pemainnya. Lalu apa sajakah Dampak Positif dan Negatif Bermain Game? Berikut ini penjelasannya.

1.      Dampak Positif
a)      Membuat dapat mengambil keputusan labih cepat
Didalam game, harus cepat membuat keputusan, jika tidak bisa mengambil keputusan dengan cepat, mungkin gamer bisa saja mati atau kalah dalam game.

b)     Dapat mengurangi rasa sakit
Kadang saat kita sakit, seperti tidak enak badan, luka-luka, dan lain sebagainya, setelah kita bermain game, sakit itu tidak akan terasa atau tidak terlalu terasa karena kita fokus bermain game.
c)      Mengurangi stress
Saat kita stress akibat banyak pekerjaan atau tugas. Kita bisa bermain game sebagai hiburan, tentunya ini bisa mengurangi stress.
d)     Mendapat teman baru
Di game online seperti Dota 2, Warframe, dan lain-lain, banyak gamers dari berbagai negara yang bermain game tersebut. Kadang kita diajak untuk chat, bahkan berkenalan. Kita dapat menambah pertemanan melalui game.
e)      Membuat lebih pintar berbahasa Inggris
Rata-rata gamers mempunyai kemampuan berbahasa Inggris yang lebih baik daripada non gamer, karena game umumnya memakai bahasa Ingris. Ini membuat gamer terbiasa dengan berbahasa Inggris.

2.      Dampak Negatif
a)      Membuat kecanduan yang berlebihan
Bermain game tentunya dapat membuat kecanduan, karena game merupakan sebuah hiburan. Tapi bermain game secara terus-menerus membuat kita lupa waktu. Hal ini membuat kita lupa dengan pekerjaan, makan, dan lain-lain.
b)     Membuat mata rusak
Menatap layar monitor berjam-jam untuk bermain game tentunya akan membuat mata kita berair dan perih. Bahkan, jika terlalu sering, mata kita bisa minus atau plus dan harus menggunakan kacamata.
c)      Membuat malas
Bermain game akan membuat kita lupa segalanya. Kita hanya fokus terhadap game yang kita mainkan. Kita akan malas bekerja atau mengerjakan tugas.
d)     Membuat tidak konsentrasi
Saat kita belajar atau bekerja, kita tidak konsentrasi terhadap apa yang sedang kita kerjakan. Pikiran kita hanya tertuju pada games yang telah kita mainkan.




BAB III

PENUTUP


A.    KESIMPULAN

Game berasal dari bahasa Inggris yang berarti permainan. Permainan disini merupakan pengertian kelincahan intelektual (Intellectual Playability Game) yang bisa diartikan sebagai tempat keputusan dan aksi pemainannya. game atau permainan sebenarnya penting untuk perkembangan otak. Selain itu, game juga dapat meningkatkan konsentrasi, melatih memeahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat bebagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat. Tetapi game juga dapat merugikan kita apabila telalu sering bermain hingga ketergantungan dan lupa akan segalanya.

B.     SARAN

Semakin berkembangnya zaman aplikasi mulai berkembang dengan cepat, apalagi di bidang hiburan (game). Sekarang game mulai tidak di pandang buruk lagi oleh sebagian orang, bahkan game sendiri sekarang banyak mendapat dukungan dari banyak orang, karena game sekarang sendiri banyak di kompetisikan hingga ke kancah Internasional. bahkan sekarang banyak sekolah-sekolah atau perguruan tinggi yang mendirikan extra di bidang per game-an.






DAFTAR PUSTAKA


Wadezig. 2015.”Konsol Game Dari Masa ke Masa”. 
                Jakarta : Granesia
Prasetyo, Audi Eka. 2016. “Review Tom Clancy’s The Division”
            Bali : Mahameru

0 Comments