Disusun Guna
Memenuhi Tugas Kelompok Mata Kuliah Bahasa Indonesia
Dosen Pengampu: Yushinta Eka Farida, M.Pd.
Dosen Pengampu: Yushinta Eka Farida, M.Pd.
Disusun Oleh:
Muhammad
Zulfa Syarifuddin (181250000248)
PROGRAM
STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NAHDLATUL ULAMA JEPARA
TAHUN AKADEMIK 2018/2019
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NAHDLATUL ULAMA JEPARA
TAHUN AKADEMIK 2018/2019
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan atas
kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nyalah kami dapat
menyelesaikan makalah tentang perkembangan game ini.Makalah ini dibuat untuk
memenuhi tugas mata kuliah Bahasa indonesia.
Dalam membuat makalah ini, kami
mendapatkan hambatan dan kesulitan, namun atas usaha keras yang kami usahakan,
akhirnya kami dapat menyelesaikan makalah ini. Dengan terselesainya makalah
ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihat yang telah membantu.
Penulis
menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini, oleh
karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang dapat membangun penulis.
Penulis berharap makalah yang telah dibuat ini bisa bermanfaat serta menambah
pengetahuan pembaca.
Jepara 13
Juli,2019
PENULIS
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.................................................................................................
DAFTAR ISI.................................................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN................................................................................................
A. LATAR BELAKANG......................................................................................
B. RUMUSAN MASALAH.................................................................................
C. TUJUAN PENULISAN..................................................................................
BAB II
PEMBAHASAN.........................................................................................................
A. DEFINISI GAME..............................................................................................
B. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN GAME..............................................
C. PLATFORM GAME DAN GENRE GAME...................................................
D. PERKEMBANGAN GAME TAHUN 2001 SAMPAI 2016..........................
E. DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TEKNOLOGI INFORMASI
DAN KOMUNIKASI DI BIDANG PERMAINAN (GAMES).......................................................................
BAB III
PENUTUP............................................................................................................
A. KESIMPULAN..........................................................................................
B. SARAN......................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Game adalah pemainan
yang terstruktur, yang biasanya game ini dibuat untuk menghilangkan stress atau
juga bisa dibuat untuk pendidikan agar orang yang ingin belajar tidak merasakan
bosan pada suatu hal yang ingin dia pelajari. Komponen dari game itu adalah
tujuan, aturan, tantangan dan interaksi. Game pada umumnya melibatkan stimulasi
mental atau fisik, dan bisa keduanya. Banyak game yang bisa mengembangkan
kreatifitas seseorang, sebagai bahan latihan, atau simulasi pendidikan.
Pada zaman modern
seperti ini, banyak game yang melibatkan permainan yang menggunakan otak tanpa
menggerakan seluruh fisik dikarenakan oleh teknologi yang berkembang pesat.
B. RUMUSAN MASALAH
1.
Apa
definisi game?
2.
Bagaimana
perkembangan game?
3.
Apa
saja jenis-jenis game itu?
4. Apa
dampak positif dan negatif teknologi informasi dan komunikasi di bidang permainan
(game)?
C. TUJUAN PENULISAN
1.
Mengetahui
tentang pengertian game
2.
Mengetahui
tentang perkembangan game dari masa ke masa
3.
Mengetahui
jenis-jenis game
4. Mengetahui
dampak positif dan negatif teknologi informasi dan komunikasi di bidang permainan
(game)
BAB II
PEMBAHASAN
A. DEFINISI GAME
Game berasal dari
bahasa Inggris yang berarti permainan. Permainan disini merupakan pengertian kelincahan
intelektual (Intellectual Playability Game) yang bisa diartikan sebagai tempat
keputusan dan aksi pemainannya. (wadezig, 2015) Dalam game ada target-target
yanng igin dicapai oleh pemain. Target-target inilah yang kemudian membuat para
pemain menjadi kecanduan. Permainan adalah sebuah sistem dimana pemain terlibat
dalam konflik buatan. Disini pemain berinteraksi dengan sistem dan konflik
dalam permainan yang merupakan buatan dari para programmer. Dalam permainan,
terdapat peraturan yang bertujuan untuk membatasi dan menentukan pemain.
Permainan bertujuan untuk menghibur, baik anak-anak maupun oang dewasa.
Game atau permainan
sebenarnya penting untuk perkembangan otak. Selain itu, game juga dapat
meningkatkan konsentrasi, melatih memecahkan masalah dengan tepat dan cepat
karena dalam game terdapat bebagai konflik atau masalah yang menuntut kita
untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat. Tetapi game juga dapat merugikan
kita apabila telalu sering bermain hingga ketergantungan dan lupa akan segalanya. (wadezig,
2015)
B. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN GAME
Asal usul permainan
video atau video game terletak pada awal tabung sinar katoda berbasis
pertahanan peluru kendali sistem pada akhir 1940-an. Game sederhana ini
dirancang oleh Thomas T. Goldsmith Jr. dan Estle Ray Mann yang kemudian
diadaptasi ke dalam permainan sederhana lainnya (prasetyo, 2016). Pada akhir 1950-an
dan melalui tahun 1960-an, lebih banyak pemainan komputer yang di kembangkan,
secara bertahap tingkat kecanggihan dan kompleksitasnya pun turut bertambah.
Banyak yag menyebut
bahwa penemu video game adalah William Higinbotham. Pada tahun 1952, A.S. Douglas
membuat OXO, game grafis noughts and crosses (nol dan silang), di Uniersity of
Cambridge untuk mendemostrasikan tesisnya tentang interaksi komputer dan
manusia. Permainan ini bekerja pada komputer besar yang menggunakan CTR
display. Perangkat game portable genggam yang pertama dibuat adalah Tic Tac Toe
di tahun 1972 oleh Waco Company.
Game Generasi Pertama
Game Generasi Pertama
Pada tahun 1966, video game mulai memasuki
babak awal perkembangannya. Ide-ide kreatif bermunculan, dan sebagian besar
dimotori oleh mahasiswa-mahasiswa yag menghabiskan waktu luangnya dengan
memanfaatkan fasilitas teknologi informasi di kampus. Konsol game Bear yang
prototipnenya diberi nama Brown Box, kemudian meluncur dengan nama Magnavox
Odyssey (Mei 1972), berisi 16 game buil-in yang dapat diganti-ganti dengan
menggunakan sebuah swith. Terjual sampai 200.000 unit. Magnavox Odyssey
tercatat sebagi konsol video game pertama di dunia.
Game Generasi Kedua
Game Generasi Kedua
Dalam sejarah video game, generasi kedua
(biasa disebut sebagai awal era 8-bit atau kurang lebih 4-bit era) di mulai
pada tahu 1976 dengan merilis Fairchild Channel F dan Radofin 1292 Advanced
Programmable Video Sistem. Di era generasi kedua ini yang menjadi primadona
konsol game adalah konsol game ATARI, di antaranya adalah:Fairchild Channel F,
Atari 2600, Magnavox Odyssey ver. 2, Atari 5200.
Game Generasi Ketiga
Game Generasi Ketiga
Generasi ketiga dimulai pada tahun 1983
dengan dipasarkannya Japan Family Computer atau lebih dikenal dengan nama
FAMICON (kemudian dikenal sebagai Nintendo Entertainment System di seluruh
dunia). Walaupun konsol generasi sebelumnya juga menggunakan 8-bit processor,
pada alhir generasi inilah konsol rumah yang pertama kali diberi label oleh
mereka “bit”. Di Amerika Serikat, generasi di game ini terutama didominasi oleh
NES/Famicon. Di era ini pulalah, terjadi perang konsol game yang pertama antara
perusahaan konsol Nintento dengan SEGA.
Game Generasi Keempat
Game Generasi Keempat
Generasi ini disebut-sebut sebagai “zaman
emas” dalam dunia video game. Masa di mana konsol 16-bit muncul dan membawa
perubahan drastis pada grafik, tata suara, dan gameplay. Era ini juga kian
memanas saat terjadinya persaingan seru antara Sega dan Nintendo. Pada tahun
1990, Sega menggelontorkan Sega Megadrive/Genesis, konsol 16-bit yang memukau perhatiann
pecinta game, khususnya Amerika. Selanjutnya, Sega merilis game akhinya menjadi
maskot Sega, Sonic the Hedgehog (1991)
Game Generasi Kelima
Game Generasi Kelima
Era 32-bit dan 64-bit ini diawali dengan
penyelenggaraan Electronic Entertainment Expo (E3) untuk pertama kalinya di Los
Angeles Convention Center. Inilah ajang hiburan game terbesar di Amerika yang
masih terus diadakan hingga sekarang. Selanjutnya, Sony merilis Sony
PlayStation (1995), diikuti engan Nintendo 64 (1996). Untuk kali ini,
persaingan dimenangkan Sony karena Nintendo memutuskan untuk tidak meng-update ke
CD-ROM dan tetap menggunakan cartridge.
Game Generasi Keenam
Game Generasi Keenam
Generasi keenam dibuka dengan peluncuran
konsol terakhir Sega, Dreamcast (1999). Konsol unik ini memiliki fitur game
online, dan merupakan konsol game 128-bit pertama. Sayang, Sega gulung tikar
dan memutuskan untung hengkang dari dunia konsol game dua tahun berikutnya.
Pada tahun 2001, Sony menggeber PS2, disusul Nintendo dengan
GameCube-nya. Kali ini, keduanya menuai kesuksesan yang hampir seinmbang,
meskipun PS2 masih menduduki peringkat teratas. Pada era ini, Nintendo juga
mengeluarkan dua konsol genggam, yaitu Gameboy Advance, dan Nintendo DS,
handheld terbaru Nintendo yang berlayar ganda dan memiliki fitur online serta
touch sensitive.
Game Generasi Ketujuh
Game Generasi Ketujuh
Di tahun 2005, pada saat Sony masih
melakukan riset untuk konsol PS3 yang menggunakan Blu-Ray, Microsoft kali ini
telah mengambil seribu langkah lebih cepat. XBox 360, konsol generasi ketujuh
yang memanfaatkan media HD-DVD. Pada tahun 2006, XBox 360 hadir dengan segudang
fitur istimewa, mulai dari grafis, hingga titel-titel game terkenal. Apalagi
XBox Live semakin disempurnakan, dan mendapatkan sambutan luar biasa dari para
gamer.
Game Generasi Kedelapan
Game Generasi Kedelapan
Digenerasi kedelapan, konsol game semakin
canggih dengan berbagai dukungan sensor hingga hadirnya fitur-fitur yang tidak
hanya mampu sebagai konsol game, namun mampu juga mampu sebagai
Multimedia-Machine. Seperti Microsoft XBox-One dengan Sensor Kinect, Nintendo
Wii-U dengan sensor Wii Remote dan PS4 dengan sensor PlayStation Move.
C. PLATFORM GAME DAN GENRE GAME
1.
Platform
Game (Jenis Game)
a)
PC
Games
Game
jenis ini biasanya dimainkan menggunakan Personal Computer atau PC Desktop
hingga Laptop.
b)
Console
Games
Game
jenis ini bisa dimainkan menggunakan konsol game tertentu seperti PlayStation
hingga XBox.
c)
Handheld
Games
Game
satu ini bisa dimainkan di konsol game khusus yang mudah dibawa kemana-mana,
seperti Sony PSP atau Nintendo DS.
d)
Mobile
Games
Game
jenis ini hadir semnjak era ponsel atau perangkat mobile. Game ini memang
dibuat khusus untu dimainkan pada mobile phone.
2.
Genre
Game
a)
Action
Game
Game jenis ini menghadirkan fitur utama
berupa aksi. Dalam action game, pemain harus memiliki keterampilan dan reaksi
yang cepat untuk melawan musuk dan menghindari rintangan. Intinya dalam game
ini pemain harus menggunakan refleks, akurasi dan waktu yang tepat untuk
menyelesaikan sebuah level game.
b)
Fighting
Game
Game satu ini berisi pertarungan. Dalam
game ini, pemain dapat memilih karakter dengan kemampuan berbeda-beda. Pemain
juga bisa mengeluarkan jurus dan kemampuan berbeda dari tiap karakter untuk
mengalahkan musuh. Biasanya pertarungan hadir secara on on one (satu
lawan satu) dalam sebuah arena terbatas. Contoh game ini cukup terkenal ialah
Mortal Kombat, Street Fighter hingga Teken.
c)
Fisrt
Person Shooter (FPS)
Sesuai namanya, game jenis ini beisi
tembah menembak. Namun, dalam game ini kamu akan memainkan tokoh dengan cara
pandang orang pertama. Tak heran dalam beberapa game, karakter hanya
ditampilkan dalam bentuk tangan atau senjata saja. Dalam game FPS ini, kamu
akan menemukan berbagai misi yang harus kamu selesaikan. Intinya dalam game
ini, pemain membutuhkan refleks, koordinasi mata dan tangan hingga waktu yang
tepat. Contoh game jenis ini ialah Dead Efect dan Counter Strike.
d)
Third
Person Shooter
Game ini sebetulnya mirip dengan FPS. Game
tembak menembak ini hanya berbeda pada sudut pandang pemain. Biasanya game ini
akan menampilkan pemain tampak setengah badan atau sudut pandang orang ketiga.
Contoh game ini ialah Dead Space dan Hallo.
e)
Real
Time Strategy
Game jenis ini menitikberatkan unsur
strategi. Game ini memerlukan kemampuan pemain untuk memimpin sebuah pasukan,
kemudian mengelola sumber daya hingga membangun peradaban. Tak heran bila game
ini memiliki waktu permainan yang lebih lama dan bisa dimainkan dengan santai.
Setelah pembangunan selesai, kamu akan berperang dengan pasukan lain untuk
merebut kekuasaan. Maka dibutuhkan strategi yang pas dan hati-hati agar pasukan
bisa menang dan wilayah sendiri tidak diserang. Contoh game jenis ini ialah
Dota, Age of Empires dan Clash of Clans.
f)
Role
Playing Game (RPG)
Game ini menghadirkan gameplay yang
mengandung unsur leveling. Dalam game ini pemain akan bebas menjelajah dunia
game. Setiap karakter memiliki kemampuan dan kekuatan yang berbeda bahkan dapat
berkembang sesuai yang diinginkan pemain. Game RPG memungkinkan pemain untuk
berkompetisi hingga berinteraksi atau bertarung dengan pemain lain. Beberapa
game RPG bahkan membuat pemain bisa menentukan ending dari jalan cerita game
tersebut.
g)
Adventure
Game jenis ini berisi tentang petualangan.
Pemain bisa memainkan karakter untuk menjelajah hutan belantara atau
menjelajahi sebuah bangunan. Intinya, pemain akan melalui sebuah misi. Game ini
akan menekankan jalan cerita dan dan kemampuan berpikir pemain untuk menemukan
petunjuk berikutnya. Contoh game ini ialah Tomb Rider dan Grand Theft Auto.
h)
Simulasi
Game dengan genre ini hadir dengan konsep
yang mirip kenyataan. Semua faktor game akan dibuat mirip dengan dunia nyata, ada
yang menceritakan kehidupan manusia atau kehidupan menjadi seorang walikota
membangun sebuah kota. Dalam game ini semua keputusan berpengaruh pada karakter
yang dimainkan. Inti dari game ini membuat pemain harus berpikir untuk
mendirikan, membangun hingga mengatasi masalah dengan dana terbatas. Contoh
dari game ini ialah Sim City.
i)
Sport
Game
Game jenis ini hadir untuk para pemain
yang gemar olah raga. Game ini memiliki gamepaly berbagai jenis olahraga dunia.
Intinya, pemain akan melakukan pertandingan olahraga secara virtual.
j)
Racing
Game
Game ini berisi game balapan atau
kemampuan mengemudi baik motor dan mobil atau kendaraan lainnya. Game ini akan
mengacu adrenalin pemain untuk menjadi yang tercepat di sirkuit.
k)
Puzzle
Game
Video game jenis ini sesuai namanya
berintikan mengenai pemecahan teka-teki, baik itu menyusun balok, memecahkan
hitungan matematika sampai melewati labirin, itu semua termasuk dalam jenis
game ini. Sering pula permainan jenis ini adalah juga unsur permainan dalam
video game petualangan maupun game edukasi.
l)
Multiplayer
Game
Janie game ini terbilang sedang tren di
pasaran Indonesia. Dalam game ini pemain akan bermain secara bersamaan dengan
lebih dari dua orang bahkan bisa ribuan orang bila memainkannya secara online.
Pemain akan berada di sebuah dunia virtual untuk melawan musuh. Rata-rata game
ini menggunakan konsep strategi ada pula genre lainnya.
D. PERKEMBANGAN GAME TAHUN 2001 SAMPAI 2016
a)
Tahun
2001 : Max Payne
Max Payne adalah game tembak menembak
paling keren pada masanya, dikembangkan oleh Remedy Entertainment dan Rockstar
Studio. Dipublikasikan oleh gathering of Developers pada bulan July 2001 untuk
komputer ber OS Microsoft Windows.
b)
Tahun
2002 : Medal of Honor Allied Assault
Game First Person Shooter (FPS) ini
dirilis pertama kalinya pada tanggal 22 Januari 2002 di Amerika Utara pada
Platform Microsoft Windows.
c)
Tahun
2004 : GTA San Andreas
Game legendaris Grand Theft Auto San
Andreas merupakan game action adventure berjenis open world, yang dikembangkan
oleh Rocstar North. Game ini dirilis pada tanggal 26 Oktober 2004 untuk
PlayStation 2 dan disusul dengan PC Microsoft Windows pada tahun 2005, kemudian
diremaster dan dirilis untuk mobile android dan ios pada tahun2014.
d)
Tahun
2005 : Need for Speed Most Wanted
Need for Speed Most Wanted adalah game
balapan multiplatform yang dikembangkan oleh EA Black Box dan pertama kali
dirilis pada 15 November 2005 di Amerika oleh EA.
e)
Tahun
2007 : Crysis
Game ini merupakan loncatan terbesar dalam
perkembangan video game dari sisi grafis, game ini dibuat oleh Crytek dan
dipublis oleh Electronic Arts untuk PC Windows paa bulan November 2007. Pada
masa ini pekembangan game berada pada puncaknya dimana kualitas dari grafis
game mengalami peningkatan yang benar-benar sangat signifikan. Selain itu, pada
masa ini gerakan karakter pada game menjadi halus dan lebih terasa realistis.
f)
Tahun
2010 : Red Dead Redemption
Read Dead Redemption adalah video open
world yang mengambil kisah seorang koboi yang mengalami perubahan dari
kehidupan bata ke masa peradaban teknologi. Game ini dipelopori oleh Rockstar
San Diego dan dipublis oleh Rockstar Games pada bulan Mei 2010 utuk konsol PS3
dan XBox 360.
g)
Tahun
20011 : Battlefield 3
Battlefield 3 game perang serasa pesang
sugguhan yang dikembangkan oleh EA digital ilusions CE dan diproduksi oleh
Electronic Arts. Game ini dirilis pertama kali pada 25 Oktober 2011 untuk
konsol PS3, XBox 360 dan tentu juga PC Windows.
h)
Tahun
2013 : GTA V
Grand Theft Auto V adalah game aksi dan
petualangan bejenis open world yang dikembangkan oleh Rockstar North dan di
terbitkan oleh Rockstar Games. Game GTA V merupakan game dengan biaya produksi
paling besar yang pernah ada dalam sejarah perkembangan game.
i)
Tahun
2014 : Watch Dogs
Game action adventure yang dirilis pada
tanggal 27 Mei 2014 untuk konsol dan juga PC. Watch Dogs dipelopori oleh
Ubisoft Montreal dan dipublis oleh Ubisoft. Game ini mengisahkan seorang hacker
yang memiliki akses penuh terhadap sebuah kota.
j)
Tahun
2015 : Project Cars
Game racing dengan tampilan paling memukau
ini dibuat oleh Slightly Mad Studios dan dipublikasikan oleh Bandai Namco pada
Mei 2015 untuk konsol dan PC Windows.
k)
Tahun
2016 : Tom Clancy’s the Division
Tom Clancy’s the Divison adalah video game
open world dengan berbagai misi utama dan sampingan yang dapat dilakukan secara
paralel. Game ini dipelopori oleh Ubisoft massive dan dipublish ke publik oleh
Ubisoft pada tanggal 8 Maret 2016 lalu untuk PC Windows dan konsol generasi
kedelapan yaitu PS4 dan XBox One.
E. DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI BIDANG PERMAINAN (GAMES)
Game kini bukan hanya
menjadi sebuah hiburan yang banyak dinikmati oleh semua orang dari berbagai
kalangan. Namun sesuai dengan perkembangannya, bermain game kini pun sudah
menjadi semacam hobi yang dilakukan oleh orang muda sampai dengan tua dengan
berbagai latar belakang yang berbeda. Bermain game memang dapat membuat anda
terlepas dari stress, namun anda pun harus berhati hati karena bisa jadi stress
anda makin bertambah apalagi jika sebuah game tak kunjung dapat diselesaikan. (prasetyo,
2016)
Bermain game memang memiliki dampak
positif dan negative yang dapat dialami oleh pemainnya. Lalu apa sajakah Dampak
Positif dan Negatif Bermain Game? Berikut ini penjelasannya.
1.
Dampak Positif
a)
Membuat
dapat mengambil keputusan labih cepat
Didalam
game, harus cepat membuat keputusan, jika tidak bisa mengambil keputusan dengan
cepat, mungkin gamer bisa saja mati atau kalah dalam game.
b)
Dapat
mengurangi rasa sakit
Kadang saat kita sakit, seperti tidak enak
badan, luka-luka, dan lain sebagainya, setelah kita bermain game, sakit itu
tidak akan terasa atau tidak terlalu terasa karena kita fokus bermain game.
c)
Mengurangi
stress
Saat
kita stress akibat banyak pekerjaan atau tugas. Kita bisa bermain game sebagai
hiburan, tentunya ini bisa mengurangi stress.
d)
Mendapat
teman baru
Di game online seperti Dota 2, Warframe,
dan lain-lain, banyak gamers dari berbagai negara yang bermain game tersebut.
Kadang kita diajak untuk chat, bahkan berkenalan. Kita dapat menambah
pertemanan melalui game.
e)
Membuat
lebih pintar berbahasa Inggris
Rata-rata gamers mempunyai kemampuan
berbahasa Inggris yang lebih baik daripada non gamer, karena game umumnya
memakai bahasa Ingris. Ini membuat gamer terbiasa dengan berbahasa Inggris.
2.
Dampak
Negatif
a)
Membuat
kecanduan yang berlebihan
Bermain
game tentunya dapat membuat kecanduan, karena game merupakan sebuah hiburan.
Tapi bermain game secara terus-menerus membuat kita lupa waktu. Hal ini membuat
kita lupa dengan pekerjaan, makan, dan lain-lain.
b)
Membuat
mata rusak
Menatap layar monitor berjam-jam untuk
bermain game tentunya akan membuat mata kita berair dan perih. Bahkan, jika
terlalu sering, mata kita bisa minus atau plus dan harus menggunakan kacamata.
c)
Membuat
malas
Bermain
game akan membuat kita lupa segalanya. Kita hanya fokus terhadap game yang kita
mainkan. Kita akan malas bekerja atau mengerjakan tugas.
d)
Membuat
tidak konsentrasi
Saat
kita belajar atau bekerja, kita tidak konsentrasi terhadap apa yang sedang kita
kerjakan. Pikiran kita hanya tertuju pada games yang telah kita mainkan.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Game berasal dari
bahasa Inggris yang berarti permainan. Permainan disini merupakan pengertian
kelincahan intelektual (Intellectual Playability Game) yang bisa diartikan
sebagai tempat keputusan dan aksi pemainannya. game atau permainan sebenarnya
penting untuk perkembangan otak. Selain itu, game juga dapat meningkatkan
konsentrasi, melatih memeahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game
terdapat bebagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya
dengan cepat dan tepat. Tetapi game juga dapat merugikan kita apabila telalu
sering bermain hingga ketergantungan dan lupa akan segalanya.
B. SARAN
Semakin berkembangnya zaman aplikasi mulai berkembang dengan
cepat, apalagi di bidang hiburan (game). Sekarang game mulai tidak di pandang
buruk lagi oleh sebagian orang, bahkan game sendiri sekarang banyak mendapat
dukungan dari banyak orang, karena game sekarang sendiri banyak di kompetisikan
hingga ke kancah Internasional. bahkan sekarang banyak sekolah-sekolah atau
perguruan tinggi yang mendirikan extra di bidang per game-an.
DAFTAR PUSTAKA
Wadezig. 2015.”Konsol Game Dari Masa ke
Masa”.
Jakarta : Granesia
Prasetyo, Audi Eka. 2016. “Review
Tom Clancy’s The Division”.
Bali
: Mahameru

0 Comments